MERANTAU ITU INDAH

MERANTAU ITU INDAH

yea sobat saung kali ini saya post kan adalah merauntau itu indah   karna  saya juga salah satu orang yang pergi dari kampung tercinta untuk merauntau tapi bukan untuk mencari uang yea heeee yuuup tapi saya meninggalkan tanah kelahiran demi wawasan dan ilmu pengetahuan  nah akan kita kupas ny satu persatu jangan lupa menyimak kalu nggx nyesel lhoooo...

merantau yang menurut kamus besar bahasa indonesia artinya  berlayar (mencari penghidupan) di sepanjang rantau (dari satu sungai ke sungai lain dan sebagainya); 2 pergi ke pantai (pesisir); pergi ke negeri lain (untuk mencari penghidupan, ilmu, dan sebagainya)


heeee udah paham tho arti sebenarnya rauntau itu apa shieeee
sebenarnya kata rantau itu yang paling terpopuler di masyarakat minang, karna masyarakat Minang yang pertama menggunakan bahasa merantau. walaupun saya gak penah ke Minangkaubau dikit dikit taulah tentang Minang karna saya juga seasrama dengan orang minang nah dari situlah saya pengen post tentang rantau karna ny kata temen saya ny masyarakat minang itu sudah dari nenk moyangnya menggunakan bahsa rauntau atau lebih kita kenal dengan kata merantau sob bahwasanya siapa saja yang pergi merantau dia akan mendapatkan semua pengganti sewaktu kita masih dikamung halaman sob nie ye seperti kita akan mendapatkan temen baru sebagai pengganti temen kita yang ada dikampung halaman, dan masih banyak lagi. dan cerita ini saya singkronkan dengan syair  Imam asy-Syafi’i sob yang berbunyi seerti ini sob ..........
مَا فِي المُقَامِ لِذِيْ عَقْلٍ وَذِيْ أَدَبٍ                                مِنْ رَاحَةٍ فَدعِ الأَوْطَانَ واغْتَرِب

سَافِرْ تَجِدْ عِوَضاً عَمَّنْ تُفَارِقُهُ                            وَانْصَبْ فَإنَّ لَذِيذَ الْعَيْشِ فِي النَّصَبِ

إِنِّي رَأَيْتُ وُقُوْفَ المَاءَ يُفْسِدُهُ                             إِنْ سَاحَ طَابَ وَإنْ لَمْ يَجْرِ لَمْ يَطِبِ

وَالأُسْدُ لَوْلَا فِرَاقُ الأَرْضِ مَا افْتَرَسَتْ                     وَالسَّهْمُ لَوْلَا فِرَاقُ القَوْسِ لَمْ يُصِبْ

وَالشَّمْسُ لَوْ وَقَفَتْ فِي الفُلْكِ دَائِمَةً                      لَمَلَّهَا النَّاسُ مِنْ عُجْمٍ وَمِنَ عَرَبِ

وَالتُرْبُ كَالتُرْبِ مُلْقًى فِي أَمَاكِنِهِ                         وَالعُوْدُ فِي أَرْضِهِ نَوْعٌ مِنْ الحَطَبِ

فَإِنْ تَغَرَّبَ هَذَا عَزَّ مَطْلُبُهُ                                        وَإِنْ تَغَرَّبَ ذَاكَ عَزَّ كَالذَّهَبِ


 yang artinya ......

#-Merantaulah…-

Orang berilmu dan beradab tidak diam beristirahat di kampung halaman.
Tinggalkan negerimu dan hidup asing  (di negeri orang).#


#Merantaulah…

Kau akan dapatkan pengganti dari orang-orang yang engkau tinggalkan (kerabat dan kawan).
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.#


#Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan..
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, akan keruh menggenang.#


#Singa jika tak tinggalkan sarang, tak akan dapat mangsa..
Anak panah jika tak tinggalkan busur, tak akam kena sasaran.#


#Jika matahari di orbitnya tak bergerak dan terus berdiam..
tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang.#


#Bijih emas tak ada bedanya dengan tanah biasa di tempatnya (sebelum ditambang).
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan.#


#Jika gaharu itu keluar dari hutan, ia menjadi parfum yang tinggi nilainya.
Jika bijih memisahkan diri (dari tanah), barulah ia dihargai sebagai emas murni.#

———————————————————————————————-
Merantaulah…
Orang berilmu dan beradab tidak diam beristirahat di kampung halaman.
Tinggalkan negerimu dan hidup asing  (di negeri orang)

nah begitulah sob dan setiap orang menrantau akan menemukan keistimewaan sendiri sendiri heeeeee dadadadadadda sampai juma di postingan selanjut nya heeee


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

komentar
19 December 2015 at 00:49 delete This comment has been removed by the author.
avatar