SESEORANG KETIKA
MARAH
Marah itu sebenarnya bagaikan bara api yang berkobar
dalam hati. Biasanya kemarahan di timbulkan karena sifat kesombongan dan
kecongkakan yang terpendam dalam hati. Kemarahan seseorang dapat kita lihat
pada wajah yang berubah menjadi merah padam dan kedua matanya berapi-api. Ucapan-ucapan
yang dikeluarkan oleh orang yang sedang marah biasanya merupakan ucapan yang
kasar dan kotor. Orang yang marah baru menyesali perbuatannya setelah ia sadar
ia sadarkembali.
Tidak sedikit orang yang marah itu berkelanjutan dan
menimbulkan kedendaman serta
kedengkian sehingga mengakibatkan
permusuhan,pertengkaran,dan perkelahian. Hal ini merupakan pokok pangkal dari
sikap kasar yang ditimbulkan oleh kemarahan. Begitu banyak sifat jahat yang di
timbulkan oleh kemarahan sehingga marah disebut juga sebagai kunci keburukan. Terdapat
tiga golongan kemarahan,yaitu:
1)Orang yang tingkat kemarahannya sangat lemah. Orang yang
memiliki sifat ini disebut orang yang tidak memiliki sikap pembelaansama
sekali,ia tidak ingin mempertahankan kehormatan diri.
2)Orang yang terlampau suka marah,mudah marah,dan
berlebihan tanpa mengenal batas dan ketentuan. Orang yang dihinggapi sifat ini
biasanya dapat berfikir jernih dan suci.
3)Orang yang mampu mengendalikan kemarahan. Ini merupakan
sifat pertengahan dari sifat pertama dan kedua. Kemarahan dilakukan sebagaimana
semestinya dan senantiasa mengikuti bimbingan.
Ada beberapa cara agar kita terhindar dari sifat
marah,antara lain:
1)menyadari dengan sepenuh hati bahwa marah itu adalah
perbuatan setan;
2)menyadari bahwa marah itu merupakan perbuatan dosa maka
kita harus selalu ingat bahwa setiap dosa itu akan di balas oleh Allah dengan
siksa;
3)memahami bahwa akibat dari perbuatan marah itu menjurus
pada perbuatan-perbuatan yang merugikan,baik merugikandiri sendiri maupun orang
lain;
4)mengamalkan sifat terpuji,seperti
pemaaf,sabar,jujur,dan tawakal.
